Mari bagikan!

Corona virus Disease 2019 (Covid-19) kini menjadi momok yang cukup menakutkan bagi masyarakat dunia dan bahkan Indonesia. Penyebaran virus yang awalnya dari Kota Wuhan, Tiongkok, kini sudah menyebar di seluruh dunia negara yang diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), termasuk Indonesia. Bahkan, World Health Organization (WHO) atau badan kesehatan di bawah PBB akhirnya menyatakan wabah virus corona atau Covid-19 sebagai pandemi. Alasannya, virus ini terus menyebar cepat hingga ke wilayah yang jauh dari pusat wabah.

Di balik sisi gelap, selalu ada sisi terang yang bisa kita lihat. Tak terkecuali di situasi seperti ini, situasi saat pandemi Covid-19 ini terselip beberapa hikmah yang bagaimana masyarakat Indonesia perlu menjaga kesehatan badannya. Sebagian masyarakat sebelumnya acuh dengan kegiatan perlindungan diri dari virus dan bakteri yang dapat mengganggu kesehatan. Kini perlahan mulai memperhatikan dan mulai sadar akan perlidungan diri. Beberapa pemandangan yang bisa dilihat saat ini adalah, bagaimana masyarakat ramai menggunakan masker ketika berpergian, selalu mencuci tangan ketika selesai berpergian dan menjaga lingkungan dan rumah tetap bersih. Disatu sisi selain menjaga diri dari faktor eksternal. Bank masyarakat sekarang juga lebih memperhatikan kesehatan yang bersifat dari dalam diri sendiri. Tentu itu semua sudah menjadi rahasia umum, bahwa sekarang ini kita sedang dihadapkan pada situasi melawan pandemi Covid-19.

Salah satu instruksi perlawanan terhadap Covid-19 dari pemerintah untuk masyarakat adalah dengan work from homeWork from home mempunyai arti bekerja dari rumah. Beberapa sektor yang terdampak dari instruksi ini diantaranya pendidikan dan beberapa kegiatan layanan publik yang melibatkan banyak orang ataupun  aktivitas yang memunculkan keramaian. Hal ini dimaksudkan yaitu untuk memutus rantai persebaran virus dengan cara sosial distancing maupun physical distancing.

 

 

Adapun beberapa hikmah Covid-19 ini terhadap evolusi kehidupan sehari hari, yang dimana bisanya kita tidak pernah atupun jarang dalam melakukan hal seperti mencuci tangan selepas kita melakukan aktivitas di luar, namun kini kita makin sadar dengan kebersihan seperti mencuci tangan lebih sering dan itu menjadi hal yang sangat penting pada saat ini. Lebih banyak waktu berkumpul bersama keluarga di rumah karena social distanching meskipun rasanya sudah bosen sekali untuk di rumah saja, tapi kita harus tau hikmah  di balik wabah ini yang telah menarik  hati kita ke fitrah manusia sebagai makhluk keluarga. Udara dan air semakin bersih karena berkurangnya polusi, karena  dari sisi ekosistem lingkungan dan alam, langit kembali menjadi biru, aliran sungai kembali jernih karena berkurangnya polusi udara dan sampah limbah akibat pabrik-pabrik berhenti beroperasi.
menurunya aktivitas ekonomi masyarakat dalam mengunakan transpotasi dan lebih mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap di rumah saja sangat mempengaruhi berkurangnya polusi.

Orang orang lebih memilih berbelanja jarak dekat dan menghidupi pedangan lokal, jika bisanya kita  memilih untuk belanja di tempat jauh dan tempat yang penuh keramaian mungkin saat ini beberapa dari kita dbanyak yang membatasi aktivitas untuk memilih opsi berbelanja di tempat sekitar. Serta kita jadi lebih bersyukur di berikan kesehatan jasmani dan rohani, kita dapat mendapatkan pengetahuan tentang berbagai macam hal di tengah wabah covid19 ini. Dan masih banyak lagi bentuk nikmat jasmani dan rohani sebagainya yang perlu kita syukuri.

Covid-19 sebagai pengingat kehidupan bahwasanya bisa menjadikan manusia lebih disiplin dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan dan Covid-19 seakan-akan menjadi peringatan tentang aturan-aturan dalam kehidupan kita .Mari kita jaga kesehatan, kebersihan dan di rumah saja habiskan waktu dengan keluarga di rumah jika di hari biasnya sulit mungkin ini saatnya untuk berkarya lebih produktif. Ini saatnya untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan saatnya untuk beristirahat dari semua aktivitasmu istirahatlah, badan juga punya hak untuk diistirahatkan, tetap waspada jangan panik. Semoga wabah virus corona ini segera berlalu tanpa menyisakan luka yang mendalam. Denyut kehidupan masyarakat pun bisa kembali berjalan normal dan insyaa Allah kita bisa menjadi hamba yang selalu bersabar menghadapi musibah dan bersyukur atas segala nikmat-Nya. Aamiin. Akhlis Nastainul Firdaus (PK IMM Blue Savart)