Mari bagikan!

Memahami makna filantropi Islam bukan hanya sekedar lewat kata kata. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Airlangga mengadakan bakti sosial di Keputih Timur Pompa Air Srabaya selama dua hari, yakni menjelang hari Raya Idul Adha dan pada saat hari Raya Idul Adha (31/8-2/9).

“Bakti Sosial kali ini, kita menggandeng IMM Sepuluh Nopember, SMA Muhammadiyah 10 Surabaya dan Yayasan Seribu Senyum.” Ujar Devi Kurniawan, ketua pelaksana Bakti Sosial.

Devi mengatakan kepada tim  immsurabaya.or.id bahwa hari pertama (31/8) diadakan cek kesehatan gratis untuk warga dan jual baju bekas murah. Antusias warga sangat baik dengan adanya kegiatan ini, hal ini ditunjukkan dengan banyaknya warga yang berdatangan. ”Barulah hari keduanya kita memotong hewan kurban yang akan kita bagikan kepada warga sekitar.”, terang Devi.

Syafrizal Izaqi, Sekrertaris Yayasan Seribu Senyum mengatakan bahwa bakti sosial di Keputih Timur Pompa Air ini baru diadakan dua tahun. Sebelum adanya bakti sosial disini, hanya ada kurban 2 kambing. “Alhamdulillah setelah ada bakti sosial disini kurbannya menjadi banyak, sehingga warga pun sangat antusias dengan bakti sosial, apalagi sebelumnya kita sudah melakukan kegiatan jual baju bekas dan cek kesehatan gratis yang membuat warga pinggiran kota Surabaya menjadi sangat bahagia.”, tuturnya.

Zaqi juga mengatakan bahwa banyak cara untuk memaknai makna filantropi Islam, yang terpenting adalah ikhlas untuk melakukan sesuatu demi umat. Bukan hanya obrolan semata namun juga lewat perbuatan. (Anis)