Mari bagikan!

Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah UM Surabaya menggelar aksi teatrikal memperingati 16 tahun tsunami Aceh sekaligus do’a bersama di halaman Panti Asuhan Mulyorejo (29/12).

Dikemas dengan judul ‘Tangis Aceh’ , mereka melumuri sekujur tubuh dengan air coklat keruh disertai gerak teatrikal dan efek air bah Tsunami yang dijatuhkan dari atas dengan tong besar, dimana menggambarkan keganasan bencana alam yang menimbulkan kepanikan serta merenggut korban jiwa dan kerusakan harta benda, Terang Dendi Yusuf koordinator aksi teater

Sutradara teatrikal Umam di halaman Panti Asuhan Mulyorejo, Selasa (29/12) menjelaskan tsunami Aceh yang merenggut ribuan korban jiwa , menyisakan duka amat mendalam, bahkan masih terngiang hingga saat ini. Begitu mendalam goresan duka akibat bencana alam itu, masyarakat Aceh setiap tahun memperingati peristiwa tersebut dengan cara masing-masing. Demikian halnya kami mahasiswa UM Surabaya yang dari berbagi daerah , juga melakukan hal sama.

Kebetulan hampir bersamaan dengan peringatan 16 tsunami Aceh, terjadi pula bencana serupa di Selat Sunda yang merenggut ratusan korban jiwa. Di samping itu bencana yang timbul dalam kurun waktu 2020 akhir ini juga tak terhitung jumlahnya, Sambungnya.

Dokumentasi foto bersama usai teatrikal

“Kami bisa merasakan duka yang dialami korban tsunami Selat Sunda, sehingga mendorong sejumlah mahasiswa Universitas Muhamadiyah Surabaya untuk peduli dan mempersembahkan karya drama ini untuk saudara Aceh disana,” ujar Dendi Yusuf koordinator aksi teater sembari menyebut, seberapapun semangat dan kepedulian terkumpul di hati mahasiswa, harus disalurkan dengan karya.

Lanjut nya peristiwa 16 tahun lalu harus menjadi pelajaran berharga menyadarkan kita bahwa daratan Aceh adalah surga yang rawan bencana. Kini kita bangkit. Berdiri tegak menguatkan literasi dan mitigasi bencana serta kepedulian antar sesama yang kali ini kita lakukan dengan mempersembahkan karya teater dan memanjatkan doa bersama untuk rakyat Aceh dan bangsa indonesia agar terhindar dari bencana alam serta ucap kesyukuran atas nikmat yang telah diberi tuhan untuk rakyat indonesia. (Dendi/nht)