Mari bagikan!

Mojokerto- pada tanggal 24 November komisariat Al Farabi FTK Dan FST UIN Sunan Ampel Surabaya telah berhasil melakukan sebuah revolusi baru dengan mengadakan kegiatan Darul arqam dasar di luar kota tepatnya berada di Villa Dr haryo Trawas Mojokerto.

Darul Arqam dasar kali ini bertemakan “Internalisasi Ideologi melalui pembelajaran inovatif demi terwujudnya loyalitas kader” untuk membingkai perkaderan yang menyenangkan dan bisa berkesan agar menimbulkan sifat mau berkorban dan berjuang dalam diri kader dan juga timbul kreatifitas sebagai bekal dalam hal akademis.

Pelaksanaan DAD kali ini merupakan sebuah gebrakan pembaharuan karena sebelum sebelumnya hanya  berlokasi di Surabaya oleh karena  dibutuhkan suasana yang baru yang dinilai semakin memperkuat suasana perkaderan dalam pelaksanaan DAD itu sendiri juga dari suasana yang baru itulah diharapkan akan tumbuh bibit loyalitas kader dalam IMM disamping nantinya membentuk nilai-nilai yang lain seperti halnya nilai tri kompetensi dasar yang menjadi tonggak perjuangan bagi kader IMM nantinya

Darul arqam sendiri adalah  sistem perkaderan di IMM yang meniru dengan apa yang pernah dilakukan Rasullullah saw dulu saat dulu mengajari para sahabat pada saat masih berada di mekkah di rumah Arqam.  Darul Arqam  merupakam sebuah  kegiatan  perkaderan melalui mekanisme terstuktur yakni dimulai dengan Darul Arqam Dasar, Darul Arqam Madya, Darul Arqam Paripurna.

Pelaksanaan Darul Arqam Dasar sangat penting dalam perkaderan di IMM Al Farabi UINSA Surabaya karena dengan perkaderan itu sebagai wadah  untuk mengenalkan IMM kepada mahasiswa dan nantinya calon kader bisa sah dianggap sebagai kader bilamana telah mengikuti proses perkaderan dasar.

Konsep yang digunakan IMM komisariat Al Farabi dalam DAD nya kali ini, yaitu model pendekatan pembelajaran inovatif yang dinilai sangat relevan dengan dinamika perubahan zaman saat ini calon kader dituntut untuk tidak gagap dalam menanggapi isu atau permasalahan umat yang sedang trending saat ini dan bisa menanggapi isu yang beredar dengan cara yang solutif dan mengedepankan nilai akhlak yang mulia.

Masing-masing pemateri menjelaskan dengan inovatif dan kekinian misalnya dalam materi stadium general dijelaskan bahwa mahasisiwa saat ini dituntut menjadi sosok yang bisa mengoptimalkan social skill yaitu cara penyampaian dan penerimaan informasi dinilai perlu di perhatikan , “sebagai calon  pendidik harus memiliki metode yang kreatif dan inovatif seingga nantinya jika kaian  benar benar menjadi seorang pendidik maka apa yang kita sampaikan bisa dengan mudah diterima” tutur pemateri.

Juga karena peserta  banyak didominasi dari calon pendidik maka penguatan nilai keislaman  juga lebih fokus ke ranah pengajaran misalnya didalam menyampaikan ilmunya hendaknya dimulai dengan niatan  karena Allah SWT dan hendaknya memperkuat bacaan bacaan mengenai kitab-kitab dan buku Islam untuk memperkaya wawasan agama agar tidak mengalami sesat fikir dalam memahami ajaran Islam

Walaupun banyak didominasi oleh calon pendidik namun tidak menghalangi antusiasme peserta dari luar komisariat Al farabi misalnya Hanifah dari UNESA mengatakan, “walaupun saya bukan berasal dari calon pendidik namun, dengan metode pembelajaran inovatif bisa memperkuat social skill dan menambah wawasan  saya,  penerimaan peserta lain juga sangat ramah sehingga saya menjadi nyaman mengikuti kegiatan  DAD ini” tutur nya.

Darul Arqam Dasar menjadi sebuah prasyarat bagi kader bila ingin mengikuti perkaderan selanjutnya maupun  pelatihan keterampilan  dalam IMM yang membutuhkan syarat tersebut. Tidak hanya itu, dari kegiatan DAD  ini menjadi awal mula untuk  memasukkan nilai pemahaman mengenai ideologi  Muhammadiyah bagi calon kader diharapkan timbul militansi kader setelah mereka  mengetahui dan  paham mengenai ideologi Muhammadiyah dan paham ideologi IMM itu sendiri

Maka dari itu diharapkan mereka mampu meneruskan tongkat  kepemimpinan selama di IMM dan mampu menghadapi tantangan teknologi agar IMM Al Farabi semakin berkembang sesuai dengan ruh besarnya. Itulah mengapa perlunya pelaksanaan DAD kali ini sebelum nanti mereka  berkiprah dalam kepemimpinan  IMM Al Farabi dan juga agar mereka bisa berproses di perkaderan yang lebih tinggi. (Daffa Salsabila/Deb)