Mari bagikan!

HIRUK PIKUK

(Firmah Anggun Ariyanti)

 

Luka yang tak kunjung kering namun selalu digosok dengan garam.
Pengalaman pahit masa lalu yg selalu diingat tak kunjung membuatku maju
Perasaan iri yang bersemu menjadi paradoks lain diri ini
Kadang kala aku yang tak ingin bertemu selalu saja diganggu
Oleh perasaan ku sendiri, ataupun kamu
Aku hanya ingin lupa ttg masalaluku,
Untuk menatap galak masa depanku
Aku yang tak ingin masuk dalam jurang nestapa yang sama,

Memilih jalanku sendiri agar tetap maju dan mengabdi pada negeri
Walaupun sesekali langkahku terhenti, kendati banyak yang mengusikku
Raguku dan semua penolakan mu itu.
Kadang kala aku tersungkur dititian jalanku sendiri merasa bodoh pula dengan jalan yang kupilih. 5
Entah apa aku ini, manusia atau keledai kah aku ini(?)
Kenapa aku begitu sedungu ini.