Mari bagikan!
OLEH:

Nur Anisah Tanassatha

“Semakin bertambahnya usia Muhammadiyah, gerakan Muhammadiyah semakin maju dan berkembang dalam berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lain sebagainya, sehingga kader Muhammadiyah semakin bertambah. Seperti halnya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, yang memiliki banyak kader dengan kemampuan dan disiplin ilmu yang berbeda-beda.

Sehingga memunculkan ide untuk membuat sebuah perkaderan yang akan menarik mahasiswa Muhammadiyah yang memiliki disiplin ilmu tentang kesehatan. Ide ini muncul karena kader komisariat yang diisi oleh calon-calon tenaga kesehatan seperti pendidikan dokter, bidan, analis medis, pengobatan tradisional dan lain sebagainya. Dari situlah muncul ide untuk menggadakan Darul Arqam Dasar yang bertemakan spirit kepedulian kesehatan.” Ujar Immawati Nofi selaku Ketua Umum IMM Dr Soetomo periode lalu.

Suasana Ruang Materi Saat Forum Grup Discussion Materi Keislaman dan Kemuhammadiyahan

(Suasana Ruang Materi Saat Forum Grup Discussion Materi Keislaman dan Kemuhammadiyahan)

Jumat-Ahad, 09-11  Februari 2018  Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Komisariat Dr Soetomo Universitas Airlangga mengadakan acara Darul Arqam Dasar yang biasa disingkat DAD, di SMA 2 Muhammadiyah Sidoarjo dengan tema “Menanamkan Spirit Kepedulian Kesehatan Sebagai Aktualisasi Trilogi IMM”.

Immawati Nofi selaku Master Of Training menjelaskan bahwa tema DAD yang mengusung masalah spirit kepedulian kesehatan terhadap masyarakat sebagai langkah aktualisasi gerakan trilogi IMM yang mana akan terciptanya kader yang peduli dengan kesehatan dan membudayakan mencegah sebelum mengobati. Dad yang mengangkat tema tentang kepedulian kesehatan, menargetkan mahasiswa kesehatan khususnya komisariat dr soetomo yang mayoritas jurusan kesehatan. Tujuan dari acara dad sendiri adalahterbentuknya kader yang siap berjuang untuk ikatan, persyarikatan, agama, bangsa dan negara dengan tulus, ikhlas dan dapat terbentuk kader yang bisa mengembangkan dakwah islam dan  muhammadiyah dikalangan mahasiswa melalui displin ilmu yang mereka pelajari dibangku perkuliahan, lanjut immawati Nofi.

 “materi-meteri yang di sajikan antara lain adalah; materi keislaman, kemuhammadiyahan, keimman, analisis sosial dan keterampilan dalam menggani pertolongan pertama pada kesehatan. Materi yang terakhir merupakan materi yang disisipkan sebagai pengetahuan untuk membantu orang yang membutuhkan pertolongan pertama dalam bidang kesehatan.” Terang Nofi dalam akhir wawancara.

(Suasana Materi Keterampilan dalam menangani pertolongan pertama)

Immawan Ziddan selaku ketua pelaksana mengharapkan dengan adanya dad Dr Soetomo, dapat menjadibatu loncatan untuk kader-kader IMM sebagai pejuang ummat serta berkhidmat kepada bangsa. Di akhir sambutan, beliau mengutip sebuah kata mutiara dari ceramah shalat jumat, “ Puncak ketaqwaan akan tercapai apabila kita sudah memiliki kesholehan terhadap Allah dan kepedulian kepada ummat yang tinggi, hal tersebut sangatlah bisa diaplikasikan menggunakan prinsip dari trilogi IMM itu sendiri”.